Senin, 23 Oktober 2017

Cemburu, Pedagang Sembako di Surabaya Habisi Nyawa Janda Muda

Patroli, Surabaya - Warga Kendangsari, Surabaya, Jawa Timur, dikejutkan dengan kematian salah seorang wanita bernama Merlinawati berusia 24 tahun. Janda muda yang tinggal di rumah ibunya itu ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar kosong di lantai dua.
Awalnya, warga curiga dengan bau busuk menyengat yang berasal dari rumah Lina, panggilan akrab wanita berparas cantik itu. Terlebih, sudah beberapa hari korban tak kelihatan seperti hari-hari biasanya.

Seperti ditayangkan Patroli Siang Indosiar, Selasa (3/10/2017), saat ditemukan warga, posisi korban telentang dan nyaris tanpa busana tergeletak di lantai. Petugas Polsek Tenggilis yang menerima laporan dari keluarga Lina melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Kendati demikian, dari hasil sementara autopsi luar ditemukan luka bekas cekikan di leher dan sejumlah luka bakar bekas sulutan rokok. Korban Merlinawati alias Lina sejak setahun terakhir telah berpisah dengan suaminya. Lina dikenal sebagai pribadi tertutup dan pendiam, meski memiliki watak yang keras.

Kecurigaan mengarah pada kekasih korban berinisial RM. Sejak setahun terakhir, Lina menjalin kasih dengan RM, duda yang sehari-hari menjadi pedagang sembako. Kecurigaan ini diperkuat dengan kasus yang pernah menjerat pelaku setahun lalu atas dugaan penganiayaan. Kasus tersebut ditangani Polsek Sukodono Sidoarjo.

Sejumlah saksi menyebutkan sebelum ditemukan tewas, korban terakhir bersama kekasihnya. Menurut mantan suami korban, Lina telah mengenal kekasihnya itu sejak korban belum berstatus janda. Namun tak diketahui, hubungan asmara keduanya saat itu.

Dari keterangan sejumlah saksi dan beberapa alat bukti, polisi dengan mudah meringkus tersangka pelaku pembunuhan Merlinawati alias Lina. Ia tak lain adalah RM, kekasih korban sendiri. Petugas Polsek Tenggilis Surabaya meringkusnya tiga hari setelah mayat Lina ditemukan.

Di hadapan polisi, pria 29 tahun ini mengakui telah membunuh korban karena cemburu kekasihnya telah memiliki pacar baru. Menurut Kompol Eko Soejarwo Kapolsek Tenggilis Surabaya kematian Lina diawali dengan pertengkaran antara pelaku dengan korban.

Puncaknya, RM mencekik Lina hingga terkulai lemah. Agar tidak diketahui, jasad korban disembunyikan pada salah satu kamar kosong di lantai dua rumah. Kepada polisi, RM juga mengaku telah menikah siri dengan Lina. Bahkan, ia kerap berhubungan intim dengan janda yang belum dikaruniai anak itu.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

2 Anjing Pelacak Buru Pembacok Calon Istri di Ngawi



Seperti ditayangkan Patroli Siang Indosiar, Kamis (28/9/2017), Mudiono yang berusia 30 tahun itu bukan hanya membunuh calon istrinya yaitu Neni Agustin yang berusia 16 tahun, Ia juga melukai calon ibu mertuanya, kakek calon istrinya dan seorang tetangga pada 26 September 2017.

Usai mengamuk, Mudiono yang dikejar warga lari ke dalam hutan, sayangnya walau anjing pelacak telah dikerahkan, sejumlah faktor membuat pencarian tak membuahkan hasil.

Dalam peristiwa ini masih belum jelas apa yang membuat Mudiono kalap, menurut sejumlah saksi sempat terdengar cekcok antara Mudiono dan Neni calon istrinya. Karena tidak bisa menahan diri, Mudiono membacok Neni kemudian melukai tiga orang lainnya. 

Neni yang tewas langsung dimakamkan pihak keluarga. Pelaku sebelumnya pernah dilaporkan ke polisi karena membawa lari calon mempelai yang masih dibawah umur berusia 16 tahun tersebut.

Guna menangkap pelaku pembacokan, Polres Ngawi, Jawa Timur mendatangkan dua anjing pelacak dari Polda Jawa Timur untuk melakukan pencarian. Namun upaya pencarian menggunakan anjing juga belum membuahkan hasil, sebab dua anjing terlatih itu kehilangan jejak saat berada di tengah hutan.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

Yuk, Saksikan 6 Festival Budaya Indonesia Bertaraf Internasional

Liputan6.com, Jakarta - Tahukah kamu kalau di Agustus 2017, ini ada banyak rangkaian festival Nusantara yang seru dan wajib untuk dikunjungi. Selain menghibur, acara-acara tersebut tentu dapat membuat kamu lebih terbuka matanya dan semakin tahu betapa kayanya budaya Indonesia.
Berbagai festival Nusantara tersebut menyajikan serangkaian pertunjukan seni seperti tari, musik, teatrikal, pesta tradisional, ritual adat, dan masih banyak lagi.
Buat kamu yang sudah nggak sabar untuk segera berangkat liburan keliling Indonesia dan menyaksikan sendiri berbagai rangkaian acara keren di bulan Agustus 2017, berikut ini daftarnya.

1. Festival Lembah Baliem
Acara keren di Agustus ini ternyata sudah terkenal hingga ke mancanegara lho. Festival Lembah Baliem diselenggarakan di lembah Pegunungan Jayawijaya, Papua. Alasan mengapa acara tahunan ini dinanti oleh traveler dunia adalah karena mereka bisa melihat langsung bagaimana kehidupan para penduduk lokal yang masih menjunjung tinggi adat dan tradisi yang berlaku.
Saat berada di sana, kamu bisa melihat pesta seni yang dimeriahkan oleh suku-suku asli Papua, diantaranya Suku Lani, Suku Yali, hingga Suku Dani. Mereka akan melakukan kegiatan peradat antarsuku sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan.
Berbagai pertunjukan tradisional lain juga bisa kamu nikmati selama berada di acara yang berlangsung mulai 8 sampai dengan 11 Agustus 2017. Ketika berada di sana, dijamin perasaan cinta Tanah Air di dalam diri kamu akan semakin bertambah deh.

2. Dieng Culture Festival
Acara satu ini juga ditunggu oleh banyak traveler. Acara tahunan di Dieng, Wonosobo tersebut nggak cuma menawarkan kepada kamu sisi keindahan panorama alamnya. Kamu juga bisa melihat bagaimana budaya dan kehidupan masyarakat yang tinggal di sana. Acara ini dilaksanakan pada 4 sampai 6 Agustus 2017.
Daya tarik utama yang ditawarkan festival budaya ini adalah ruwatan anak gimbal. Ketika melihat seluruh rangkaian prosesi adat, kamu pasti akan menyadari betapa kayanya tradisi lokal yang ada di Indonesia. Selain upacara tersebut, traveler pun bisa menyaksikan acara hiburan lain seperti pentas seni budaya, pertunjukan wayang kulit, konser musik jazz, serta pesta lampion dan kembang api.

3. Jember Fashion Carnaval
Para penggemar fashion tentu sudah nggak sabar menanti acara keren di Agustus ini. Pagelaran mode tahunan ini akan melibatkan ribuan peserta karnaval lho. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, semuanya berpartisipasi memamerkan karya dan rancangan busana mereka ke khalayak umum di jalan utama, pusat kota Jember.
Pada 2017 ini, tema yang diusung acara Jember Fashion Carnaval adalah Victory. Alasannya karena pengelola acara ingin menunjukan perjalanan dan prestasi JFC yang sudah masuk level dunia. Kamu tentu nggak ingin melewatkan kesempatan menyaksikan sendiri keseruan karnaval tersebut kan? *

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

Tari Indang Ramaikan Peresmian Stadion Perdana Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta Komunitas Diaspora Indonesia bekerjasama dengan KBRI Doha menggelar promosi budaya dan kuliner "Wonderful Indonesia". Gelaran ini bertujuanuntuk  memeriahkan peresmian Khalifa International Stadium yang merupakan stadion pertama untuk turnamen sepakbola akbar Piala Dunia 2022 di Qatar baru baru ini.
Pentas seni budaya dan kuliner ini diikuti oleh 15 negar yang memiliki komunitas di Qatar seperti India, Nepal, Bangladesh, Filipina, Mesir, Lebanon dan lainnya. Acara seni dan budaya ini disaksikan ribuan penonton yang terdiri dari warga Qatar, para ekspatriat, penonton dan turis asing dari berbagai manca negara.

Indonesia menampilkan tarian meddley Indang Badindin dan Tiga Dara yang dibawakan penari dari Sanggar tari Puspa Qinarya. Sanggar inin kerap memenangi berbagai festival seni dan budaya internasional di Qatar.
Foto: Istimewa
"Penampilan tarian Indonesia sangat menghibur," ujar Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa), Edwin Kurniawan. Khususnya Tari Indang Badindin dengan rebananya yang merupakan instrumen musik khas Arab yang dipenuhi pengaruh Islam. Gerakan ritmis dinamis dengan suara riuh dan menghentak sungguh memukau penonton yang menyaksikan acara. Selain itu, Indonesia juga melakukan promosi pariwisata dan kuliner  dengan menampilkan aneka makanan dan kue tradisional Nusantara.
Duta Besar RI untuk Qatar, Muhamad Basri Sidehabi mengatakan partisipasi Indonesia pada pentas seni budaya dan promosi kuliner merupakan upaya mempromosikan pariwisata guna mengharumkan nama Indonesia di Qatar," kata mantan anggota DPR ini. "Acara Seni budaya, Wonderful Indonesia, merupakan diplomasi multi-track yang efektif guna mempromosikan pariwisata," paparnya.
Foto: istimewa
Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, mengatakan penampilan seni budaya ini memperoleh liputan dari berbagai media Qatar dan asing karena dilakukan pada saat peresmian stadion perdana dan dianggap ikonik karena selain sangat megah juga memiliki fasilitas pendingin udara. Stadion monumental ini merupakan satu dari delapan stadion yang akan dibangun Qatar.
Menurut seorang tokoh diaspora Indonesia, Afif Umar, acara peresmian ulang berjalan dengan elegan dan meriah. Penonton yang memenuhi hampir seluruh kursi stadion. Panitia penyelenggara yang ramah dan bekerja secara profesional sehingga menambah suksesnya acara. Meski Piala Dunia 2022 masih lima tahun lagi, namun Pemerintah Qatar kelihatannya sudah siap dari awal.
Foto:istimewa
Acara peresmian stadion diakhiri dengan menyaksikan final bola antara klub Qatar, Al Saad vs Al Rayan yang memperebutkan Piala Emir Qatar.
"Memang enak jadi negara kaya. Stadion segede gaban dengan berkapasitas 48 ribu penonton ini ternyata pakai pendingin AC di sekeliling stadion" ujar pria asal Serang-Banten ini terkagum-kagum. "Barusan di umumkan, cuaca di luar 37 derajat, sementara cuaca di dalam stadion cuma 20 derajat doang," imbuh pria yang sudah bermukim di Qatar sejak Oktober 2008 ini.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

Masyarakat Antusias dengan Budaya Indonesia di Festival Filipina

Liputan6.com, Gensan City - Lagi-lagi budaya Indonesia mendapat antusias tinggi dari warga di negara lain. Buktinya, lebih dari 1.000 orang hadirin memadati gedung pertunjukan di SM Mall General Santos (Gensan) City, di Filipina, menyambut meriah rangkaian tarian tradisional Tanah Air yang ditampilkan dengan sangat apik oleh kelompok tari Ayodya Pala Indonesia.

"Sebanyak 6 tarian yang dinamis dari berbagai daerah yaitu Tari Legong, Tari Piring, Tari Mojang, Tari Bhineka, Tari Rampak Kipah, dan Tari Nandak Ganjen ditampilkan dengan ciamik dan sangat lincah secara sambung menyambung oleh 12 orang penari profesional asal Depok tersebut," demikian tutur Konsul Jenderal RI Davao City, Berlian Napitupulu seperti dikutip dari Kemlu.go.id, (24/9/2027), 

"Usai pertunjukan tari, puluhan penonton tumpah ruah memasuki panggung untuk memberikan kembang, berfoto atau sekadar bersalaman dengan penari. Sampai-sampai MC menegur para penonton untuk meninggalkan panggung guna memberikan kesempatan kepada penari untuk beristirahat."
"Tak cukup sampai di situ, para penonton pun meneriakkan yel yel 'Indonesia..Indonesia', 'thank you Indonesia' dan 'we love you Indonesia'," ketika para penari akhirnya meninggalkan panggung, imbuh Konjen Berlian Napitupulu.
Lebih lanjut, Berlian Napitupulu menjelaskan bahwa tepuk tangan dan yel-yel tersebut merupakan puncak apresiasi publik Gesan City terhadap penampilan delegasi Indonesia selama hari kedua BIMP EAGA Festival of Culture. Acara yang diselenggarakan di Gensan pada 20 hingga 24 September 2017.
"Beberapa menit sebelumnya, Sekolah Indonesia Davao (SID) juga menampilkan pertunjukan Angklung interaktif yang sangat berkesan bagi audiens. Hanya dalam beberapa menit, para hadirin yang mayoritas pelajar dan pemuda Gensan itu berhasil memainkan lagu-lagu berbahasa Inggris dan Tagalog diiringi alunan angklung nan merdu."
"Mereka sangat terkesan dan gembira bisa mendendangkan lagu-lagu setempat dengan angklung," tambah Konjen Berlian.
Festival kebudayaan BIMP EAGA ini baru kali pertama diadakan dan diikuti oleh kempat anggota yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, and Philippines.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

Kebiasaan Orang Rimba, Resmi Jadi Warisan Budaya Indonesia

Liputan6.com, Jambi - Sejumlah kemahiran dan kebiasaan Orang Rimba Jambi akhirnya diakui sebagai warisan budaya Indonesia. Ini ditandai dengan penyerahan sertifikat Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Erwan Malik mengatakan, ada 10 warisan budaya Jambi yang mendapatkan sertifikat tersebut. Termasuk sejumlah kemahiran dan kebiasaan Orang Rimba Jambi.

Sepuluh warisan budaya Jambi itu adalah Tari Elang (seni pertunjukan), Tomboi Sialongki atau Tomboi Gambik Rapa (pengetahuan dan kebiasaan mengenai alam dan semesta). Selanjutnya Sebilik Sumpah (kemahiran kerajinan tradisional Orang Rimba Jambi berupa gelang atau kalung) dan Ambung Orang Rimba yang juga berupa kerajinan tradisional.
Selanjutnya Cawot (merupakan kemahiran dan kerajinan tradisional Orang Rimba), obat ramuan Orang Rimba, Melangun (adat mengembara Orang Rimba), ritus dan perayaan-perayaan, Hompongan (pengetahuan dan kebiasaan perilaku Orang Rimba untuk alam semesta). Lalu ada Musik Cambang 

Dano Lamo (seni pertunjukan) dan Tari Kodam (seni pertunjukan).
"Masih banyak warisan budaya Jambi yang perlu digali dan bisa diakui secara nasional," ujar Erwan Malik di Jambi, Jumat, 6 Oktober 2017.
Usai menerima sertifikat dari Kemendikbud, Erwan Malik mengatakan akan segera melakukan sosialisasi agar masyarakat di Jambi lebih menyintai dan memelihara kebudayaan daerah.
Ke depan, kata Erwan, Pemprov Jambi melalui Dinas Pariwisata juga akan melakukan pendataan atau inventarisasi serta kajian bersama pemerintah kabupaten kota di Jambi untuk menggali budaya di masing-masing daerah.

"Tujuannya untuk menghidupkan kembali budaya daerah. Begitu juga dengan budaya kuliner Jambi yang masih banyak terpendam," kata Erwan mengakhiri.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM

6 Kemeriahan Festival Budaya Indonesia Siap Ramaikan Tahun 2017

Liputan6.com, Jakarta - Tidak sedikit kearifan lokal yang telah bertransformasi menjadi pertunjukan seni dan budaya yang dikemas oleh suatu daerah di Indonesia. Tak hanya seni tradisionalnya saja, kini juga sudah banyak tersebar luas di Indonesia yang mengulas ulang dengan memadukan seni tradisional dan modern.

Sudah banyak festival budaya yang berhasil menarik minat para wisatawan dalam setiap tahunnya. Tak mau kan ketinggalan lima festival budaya Indonesia yang sangat dinanti-nantikan pada tahun 2017.
Berikut beberapa festival budaya Indonesia yang akan berlangsung selama tahun 2017:

1. Banyuwangi Festival 
Memang bukan festival budaya pertama yang berada di Indonesia. Walaupun sebelumnya sudah ada beberapa, tapi nyatanya Banyuwangi Festival ini baru resmi dirilis Bupati, Abdullah Azwar Anas pada 25 Januari 2017.
Festival yang selalu dinantikan dan mendapatkan antusias tinggi para wisatawan ini memang benar-benar merupakan acara yang sangat dinantikan.
Ada banyak sekali beragam acara yang akan digelar di Banyuwangi, mulai dari Maret sampai akhir tahun nanti. Berbagai macam festival yang akan diadakan nanti, mulai dari festival tahunan yang sudah ada, sampai event baru yang akan diadakan mulai tahun 2017, seperti Festival Sastra (26 – 30 April) dan Festival Inovatif (19 – 22 Juli 2017).

2. Festival Tidore 
Sama halnya dengan Festival Tidore yang telah sukses dan berhasil digelar pada tahun 2016. Kini, acara serupa juga tentunya tak kalah meriah dan mendapatkan sambutan hangat para wisatawan. Bisa dipastikan akan menjadi Festival Indonesia 2017 yang juga menuai sukses yang sama tahun ini.
Dalam rangka memperingati hari jadi kota Tidore yang sudah berumur kurang lebih 900 tahun, akan mengangkat perayaan dalam bentuk festival budaya yang disatukan dengan beberapa acara adat lainnya.

Festival ini sendiri akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal satu hingga tiga April 2017. Merupakan salah satu festival budaya yang sangat dinantikan setiap tahunnya, tak hanya memanjakan para wisatawan dengan festival budayanya saja. Namun, para pelancong juga bisa menikmati indahnya kota Tidore yang berada di Maluku Utara.

Selengkapnya bisa kamu baca di sini.
(ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.
**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

ARTIKEL INI DI ADAPTASI DARI LIPUTAN6.COM